Bebas merdeka, guru penggerak
Bebas merdeka, guru penggerak
Oleh : Elyas
SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya
Dua jargon tersebut diatas dilontarkan oleh Nadine Makarim sang Menteri Pendidikan untuk menyambut Hari Guru Nasional (HGN). Sebagaimana yang terlihat dalam pidato beliau saat memberikan sambutan di hari guru nasional. Begitu simpel, substansi dan keluar dari kebiasaan.
Beliau menyadari betul bahwa ruang kelas itu harus dibuat menyenangkan. Kuncinya guru harus pandai menguasai pengelolaan kelas. Pengelolaan kelas dengan aneka ragam siswa yang unik membutuhkan kreativitas yang luar biasa dari sang Guru. Pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru tetapi berpusat pada siswa.
Menjadikan ruang kelas lebih hidup dan inovatif itulah yang dikehendaki oleh sang menteri. Ke depan guru tidak akan lagi dibebani dengan berbagai macam administrasi yang cukup berat. Guru harus benar-benar fokus kepada siswa untuk mengantarkan masa depannya. Karena tugas yang mulia itulah maka guru harus bermanfaat. Idealnya guru juga harus mendapatkan pendapatan yang lebih dibandingkan dengan pegawai-pegawai yang lain. Bila ini dilakukan maka banyak orang akan menjadi guru sehingga kompetisi akan semakin banyak.
Dipastikan kalau guru mendapatkan kesejahteraan yang tinggi dibandingkan dengan pegawai lain maka banyak "orang pintar" yang mau menjadi guru. Meskipun sebenarnya menjadi guru itu tidak harus pintar tetapi harus bisa mendidih. Mendidik dan mengajar sangat berbeda. Mendidik membutuhkan l tenaga ekstra untuk merubah semuanya menjadi lebih baik termasuk di dalamnya pendidikan karakter. Sedangkan mengajar mungkin bisa digantikan oleh guru dengan memanfaatkan sumber belajar yang lain misalnya menggunakan video, kunjungan museum, memanfaatkan informasi yang ada di internet dan lain sebagainya.
Idealnya seorang guru itu memiliki kecakapan pribadi, sosial, pedagogik, pengetahuan, dan melek IT. Bila kelima kecakapan tersebut dimiliki oleh sang guru maka tidak mustahil di ruang kelas kita akan menjadi lebih hidup.
Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.
Indahnya berbagi tulisan tanpa batas hidup terasa lebih bermakna.
Puspa Indah 25 November 2019 pukul 5.18 WIB.
#Selamat Hari Guru Nasional (HGN)
Komentar
Posting Komentar